Menu

Kartu Undangan Pernikahan Bali

Aug
22
2016
by : bnpmedia. Posted in : Uncategorized

Hampir setiap daerah di Indonesia memiliki adat dan budaya yang berbeda, tidak terkecuali dengan adat dan budaya yang berasal dari Bali. Bali, atau yang disebut juga sebagai Pulau Dewata, adalah daerah yang memiliki berbagai jenis prosesi adat yang berkaitan dengan pernikahan. Jika berkaitan dengan pernikahan, Bali memiliki budaya dan prosesi yang unik dalam melakukan prosesi pernikahan. Salah satu budaya yang unik adalah tata cara pernikahan di Bali adalah seluruh biaya pernikahan yang ditanggung oleh pihak mempelai pria. Sebelum menjadi sepasang suami-istri yang sah, ada beberapa tahapan yang harus dilalui dengan melakukan serangkaian adat. Tahapan yang harus dilalui tersebut dilakukan di rumah mempelai pria. Setelah itu, barulah mempelai wanita diantarkan kembali ke rumah orang tuanya. Tujuannya adalah untuk meminta izin agar sang mempelai wanita diperbolehkan tinggal bersama suaminya. Sedikitnya ada enam tahapan yang harus dilalui untuk melangsungkan pernikahan di Bali yaitu upacara ngekeb, upacara mungkah lawang, upacara mesegehagung, upacara madengen-dengen, upacara miwidhi widana, dan upacara majeuman ngabe tipat bantal.


Upacara ngekeb

Untuk mempersiapkan calon mempelai wanita dalam menjalani transisi kehidupan dari seorang remaja menjadi seorang istri dan ibu rumah tangga yang seutuhnya, maka dilakukanlah prosesi upacara ngekeb ini. Tahapan awal yang harus dilalui dari upacara ngekeb adalah dengan meminta doa restu kepada Tuhan Yang Maha Esa supaya Dia menurunkan kebahagiaan kepada kedua calon mempelai agar diberikan keturunan yang baik. Sore harinya,  kedua mempelai upacara ini bertujuan untuk mempersiapkan calon mempelai wanita dari kehidupan remaja menjadi seorang istri dan ibu rumah tangga. Dimulai dari memohon doa restu kepada Tuhan Yang Maha Esa agar menurunkan kebahagiaan kepada calon pasangan dan diberikan keturunan yang baik. Sore harinya, calon mempelai wanita akan menjalani proses lulur rempah. Lulur rempah ini terbuat dari beberapa bahan seperti daun merak, kunyit, bunga kenanga, dan beras yang sudah dihaluskan. Rambut dari sang calon mempelai wanita juga harus dikeramas dengan menggunakan air merang. Air merang adalah jerami padi yang sudah melalui proses pengolahan dan sudah diambil sarinya. Setelah prosesi mandi sudah dilakukan, maka upacara dilakukan di dalam kamar pengantin. Sesaji sudah disiapkan di dalam kamar calon mempelai wanita. Calon mempelai wanita yang sudah masuk kedalam kamar tidak boleh keluar ruangan sampai calon suami datang menjemput. Saat memasuki tahapan penjemputan, seluruh bagian tubuh dari calon mempelai wanita akan ditutupi dengan kain kuning tipis. Upacara penutupan tubuh dengan kain kuning ini menandakan bahwa calon mempelai wanita sudah siap untuk menjalani kehidupan yang baru bersama calon suaminya dan sudah mengubur masa lalu pada saat remaja.

Mungkah Lawang

Prosesi yang dilakukan adalah prosesi mungkah lawang. Mungkah lawang atau dalam bahasa Indonesia disebut juga sebagai prosesi buka pintu adalah upacara yang dilakukan untuk menjemput calon mempelaiwanita di dalam kamarnya. Tata cara penjemputan dilakukan dalam beberapa tahapan sebagai berikut. Pertama-tama, utusan dari mempelai pria akan mengetuk pintu kamar dsri calon mempelai wanita sebanyak tiga kali. Ketukan pintu ini akan diiringi oleh musik dan tembang khas Bali. Isi dari lagu atau tembang khas Bali adalah pesan yang mengatakan bahwa calon suami sudah datang dan memohon agar calon mempelai wanita membukakan pintu untuknya.

Mesegehagung

Mesegehagung adalah prosesi ketika kedua calon pengantin berada di pekarangan rumah pengantin pria. Upacara ini dilakukan sebagai bentuk selamat datang kepada calon mempelai wanita. Setelah itu, kedua mempelai akan dibawa atau ditandu ke dalam kamar pengantin. Setelah itu, ibu dari mempelai priam mauk ke dalam kamar dan meminta agar calon pengantin wanita membuka kain kuning yang menutupi tubuhnya dibuka dan ditukarkan dengan uang kepeng satakan. Uang ini adalah uang  yang sudah ditusukkan dengan tali benang Bali.

Madengen-dengen

Upacara madengen-dengen adalah upacara yang dilakukan untuk membersihkan diri atau menyucikan kedua pengantin. Hal ini dilakukan untuk membuang energi negatif yang dimiliki oleh kedua calon mempelai. Upacara  ini dipimpin oleh seorang pemangku adat, pemangku adat ini disebut dengan Balian.

Mewidhi Widana

Upacara ini dirasa penting karena menjadi proses pembersihan diri dari kedua belah pihak. Kedua  mempelai pria dan wanita mengenakan pakaian yang kebesaran. Tujuan dilakukannya upacara ini adalah meminta restu kepada Tuhan Yang Maha Esa supaya upacara pernikahan dan kehidupan yang akan dijalani oleh keluarga baru ini dapat direstui oleh-Nya. Pemangku marejan adalah pemimpin dari upacara adat ini.

Mejauman Ngabe Tipat Bantal

Setelah calon kedua mempelai telah resmi menjadi suami istri, pada hari yang sudah disepakati, kedua pengantin akan diantarkan oleh kedua belah pihak keluarga menuju ke rumah orang tua dari mempelai wanita untuk melakukan upacara Mejamuan. Tujuan dilakukannya upacara ini adalah untuk memohon pamit kepada beberapa orang seperti kedua orang tua, kerabat pengantin wanita, dan leluhur. Hal ini melambangkan bahwa saat ini pengantin wanita sudah resmi dan sah untuk menjadi bagian dari keluarga besar pengantin pria. Pada upacara terakhir ini, keluarga dari pihak mempelai pria membawa aneka makanan khas Bali seperti kue bantal, apem, alem, cerorot, kuskus, nagasari, kekupa, beras, gula, kopi, teh, sirih, pinang, dan buah-buahan.

Setelah membicarakan prosesi pernikahan di Bali, tidak lengkap rasanya jika belum membicarakan salah satu aspek yang penting untuk dilakukan adalah dengan melangsungkan resepsi pernikahan. Untuk memberitahukan kabar bahagia yang berkaitan dengan resepsi pernikahan, maka pembuatan kartu undangan pernikahan Bali diperlukan untuk mengundang saudara dan kerabat untuk menyampaikan rasa suka cita dan doa terbaik bagi kehidupan kedua mempelai kedepannya. Kartu undangan pernikahan Bali harus dibuat sedemikian rupa agar memberikan kesan yang baik terhadap semua tamu undangan yang akan menghadiri pesta pernikahan nantinya. Kartu undangan  pernikahan Bali adalah wajah yang nantinya akan diperlihatkan ketika resepsi pernikahan berlangsung. Anda tentu saja tidak ingin jika resepsi pernikahan Anda yang nantinya akan menjadi ajang berkumpulnya orang-orang terkasih menjadi bermasalah dan kacau karena orang-orang yang diundang mengurungkan niatnya untuk menghadiri undangan pesta pernikahan Anda.

Mencari desain undangan mutlak dilakukan oleh kedua calon mempelai pengantin dalam pembuatan kartu undangan pernikahan Bali. Siapkan desain sebanyak mungkin dan carilah referensi yang mumpuni, misalnya dengan mencontoh kartu undangan pernikahan Bali yang sudah pernah Anda terima sebelumnya. Setelah itu, hubungi jasa pembuatan undangan yang direkomendasikan oleh banyak orang. Proses pembuatan desain lebih baik dilakukan jauh-jauh hari supaya ketika ada kesalahan penulisan atau hasil desain yang tidak sesuai dengan keinginan bisa segera dibetulkan. Disarankan untuk memasang foto dari kedua mempelai agar tamu undangan mengenali wajah kedua mempelai, tidak hanya dari salah satu pihak.

Cantumkan nama kedua mempelai, kedua keluarga dari kedua mempelai, beserta alamat dengan jelas. Hal ini untuk memastikan bahwa tamu undangan dapat mengenali kedua mempelai maupun salah satu pihak keluarga mempelai.

artikel lainnya Kartu Undangan Pernikahan Bali

Monday 22 August 2016 | Uncategorized

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!

Monday 22 August 2016 | Uncategorized

Apakah Brosur itu ? Brosur merupakan salah satu cara terbaik untuk mempromosikan perusahaan anda. Pertama, ada Tri-Fold Brosur (brosur tiga lipat) yang digunakan…

Monday 22 August 2016 | Uncategorized

Amplop merupakan sebuah media atau alat berupa kertas yang biasa digunakan untuk membungkus surat atau benda…

Monday 22 August 2016 | Uncategorized

Flyer atau biasa kita sebut dengan selebaran atau surat edaran merupakan sebuah media promosiatau iklan kertas yang ditujukan…

Hubungi Kami

Testimoni

  • Gung Aji-Badung

    Terima Kaish BNP telah membuatkan Neon Box ukuran jumbo 30 m x 80 m di perusahaan property saya wistara karya. pelayanan BNP memuaskan.

  • Wiwin-Nusa Dua

    Terima kasih atas pembuatan dan pemasangan letter timbulnya bli. Saya suka warna dan lampunya cerah.

Semua Testimoni
Jl. Pendidikan No. 53 Sidakarya, Denpasar - Bali
081353647829
081353647829
bnpmediabali@gmail.com